Translate

Herbal Berkhasiat Obat

13 August 2015

Tanaman Obat : TEMU KUNCI

Tanaman Obat

TEMU KUNCI
(Boesenbergia pandurata (Roxb.) Schlechter.)

Uraian :
Temu kunci merupakan herba rendah, merayap di dalam tanah. Batang asli di dalam tanah sebagai rimpang, berwarna kuning coklat, aromatik, menebal, batang di atas tanah berupa batang semu (pelepah daun). Daun umumnya berdaun sebanyak 2-7 helai, daun bawah berupa pelepah daun berwarna merah tanpa helaian daun, tangkai daun beralur, tidak berambut, panjang 7-­16 cm, lidah-lidah berbentuk, segitiga melebar, menyerupai selaput, panjang 1-1,5 cm, pelepah daun sering sama panjang dengan tangkai daun, helai daun tegak, bentuk lanset lebar atau agak jorong, ujung daun runcing, permukaan halus tetapi bagian bawah agak berambut terutama sepanjang pertulangan, warna helai daun hijau muda, lebar 5-11 cm. Bunga: susunan bulir tidak berbatas, di ketiak daun. Merupakan tumbuhan liar pada dataran rendah, di hutan-hutan jati. Tumbuh baik pada iklim panas dan lembab pada tanah yang relatif subur dengan pertukaran udara dan tata air yang baik. Pada tanah yang kurang baik tata airnya atau sering tergenang air, maka pertumbuhan akan terganggu dan rimpang cepat busuk. Dibudidayakan di tanah berkapur bergerombol. Perbanyakan: dengan pemotongan rimpang menjadi beberapa bagian (tiap bagian terdapat paling sedikit 2 mata tunas). Pemanenan dilakukan setelah berumur 1 tahun.
Khasiat untuk kesehatan :

19 August 2014

Herbal untuk mengobati Asma

Tanaman Obat dan Penggunaannya


ASMA
     Penyakit asma dikenal karena adanya gejala sesak nafas, batuk dan mengi yang disebabkan oleh penyempitan saluran nafas.
     Adapun penyebab asma adalah alergi seperti debu, kecoa maupun serbuk sari, cuaca, olahraga, uap dari berbagai bahan kimia, rokok atau memasak dengan kayu bakar, infeksi pernafasan, dan emosi, seperti tertawa, menangis dan stress.     

     Sementara gejala asma adalah nafas yang berbunyi (bengek), nafas pendek yang biasa hanya terjadi ketika sedang berolahraga, rasa sesak didada, dan batuk-batuk hanya pada malam hari.


Resep 1
Bahan :

  • 1 kerat kulit pohon asam
  • 3 gelas air

Cara mengolah :

15 August 2014

Herbal untuk mengobati Diabetes

Tanaman Obat dan Penggunaannya

KENCING MANIS (DIABETES MELLITUS)
     Kencing manis (Diabetes Mellitus) ialah ketidak normalan kadar gula (glukosa) dalam darah. Faktor utama penyebab diabetes adalah karena kurangnya hormon insulin yang diproduksi oleh pancreas.
     Bagi penderita diabetes, selain mengobati dianjurkan untuk berhenti merokok, mengoptimalkan kadar kolestrol, menjaga berat tubuh yang stabil, mengontrol tekanan darah tinggi dan melakukan olah raga yang teraur.
     Penyebab penyakit kencing manis adalah kelaianan genetika, kurang gizi, pola makan yang salah, kolestrol, penuaan usia dan stress. 

     Sedangkan gejala yang muncul adalah meningkatkan kadar gulu dalam darah dan air seni, berat badan menurun, selalu lesu dan kurang tenaga, penglihatan kabuar, dan sering buang air kecil.

Resep pengobatan:
Resep 1 (yang disertai luka)
Bahan:

  • 10 gram pegagan
  • 10 gram kumis kucing
  • 10 gram sambiloto
  • (bisa juga ditambha) 3 lembar daun dewa segar
Cara mengolah: